bLogs

news_image

Tips & Panduan Naik Bus TransJakarta

Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan menggunakan transportasi umum atau transportasi publik. Selain biaya yang lebih hemat, transportasi publik juga dapat mengurai kemacetan serta mengurangi polusi udara akibat kendaraan bermotor. Jakarta sendiri termasuk kota yang telah dilengkapi dengan berbagai pilihan moda transportasi publik yang memadai mulai dari commuter line, MRT, serta Bus TransJakarta. Ketiga moda transportasi ini juga cukup terintegrasi satu sama lain sehingga kamu bisa menggunakannya untuk menjangkau berbagai lokasi di Jakarta.

Untuk kamu yang ingin menjelajahi Kota Jakarta dengan menggunakan Bus TransJakarta, berikut tips dan panduan naik Bus TransJakarta yang bisa kamu ikuti:

Baca juga: Tips & Panduan Lengkap Naik MRT di Jakarta

Tips & Panduan Naik Bus TransJakarta

1. Siapkan uang elektronik untuk pembayaran karcis

Panduan naik Bus TransJakarta yang pertama adalah memastikan kamu telah memiliki uang elektronik dengan saldo yang cukup karena pembelian karcis masuk Bus TransJakarta menggunakan transaksi non-tunai. Uang elektronik seperti E-Money, Kartu Flazz, hingga LinkAja bisa jadi pilihanmu untukmu membeli karcis Bus TransJakarta.

2. Kunjungi halte Bus TransJakarta dengan lokasi terdekat

Langkah selanjutnya adalah dengan mengunjungi halte Bus TransJakarta terdekat. Meskipun setiap halte Bus TransJakarta dilalui oleh bus dengan rute koridor yang berbeda, kamu tak perlu khawatir karena setiap koridor Bus TransJakarta ini terkoneksi satu sama lain sehingga kamu bisa naik dari halte mana saja dan melakukan transit untuk berganti koridor tanpa perlu melakukan pembelian karcis lagi ketika berpindah di halte transit.

3. Pelajari rute koridor Bus TransJakarta

Untuk bisa memilih Bus TransJakarta mana yang bisa membawamu ke tujuan, tentunya kamu perlu mengetahui koridor-koridor dan rute dari Bus TransJakarta. Direncanakan akan ada 15 koridor Bus TransJakarta, namun kini terdapat 13 koridor telah beroperasi seperti pada gambar map rute Trans Jakarta berikut:

Map TransJakarta

Keterangan:

Koridor 1: Halte Stasiun Kota - Halte Blok M (melewati 19 halte)

Koridor 2: Halte Pulogadung I - Halte Harmoni (melewati 32 halte)

Koridor 3: Halte Kalideres - Halte Pasar Baru (melewati 17 halte)

Koridor 4: Halte Pulogadung 2 - Halte Dukuh Atas 2 (melewati 17 halte)

Koridor 5: Halte Ancol - Halte Kampung Melayu (melewati 18 halte)

Koridor 6: Halte Ragunan - Halte Dukuh Atas 2 (melewati 20 halte)

Koridor 7: Halte Kampung Rambutan - Halte Kampung Melayu (melewati 14 halte)

Koridor 8: Halte Lebak Bulus - Halte Harmoni Sentral (melewati 18 halte)

Koridor 9: Halte Pinang Ranti - Halte Pluit (melewati 29 halte)

Koridor 10: Halte Tanjung Priok- Halte PGC 2 (melewati 22 halte)

Koridor 11: Halte Kampung Melayu - Halte Pulo Gebang (melewati 15 halte)

Koridor 12: Halte Penjaringan - Halte Tanjung Priok (melewati 23 halte)

Koridor 13: Halte CBD Ciledug - Halte Tendean (melewati 15 halte)

4. Naik ke Bus TransJakarta dan berdiri di area yang tepat

Saat berada di dalam Bus TransJakarta, perlu kamu ketahui bahwa area depan merupakan area khusus wanita. Serta terdapat bangku-bangku prioritas khusus untuk Ibu hamil, ibu yang menggendong anak, orang tua, serta penumpang berkebutuhan khusus. Berdiri atau duduklah di area yang sesuai denganmu.

5. Jangan segan bertanya dengan petugas

Tips naik Bus TransJakarta terakhir dan yang terpenting adalah jangan segan dan malu untuk bertanya pada petugas yang ada di dalam Bus ataupun yang ada di Halte. Mulai dari koridor yang perlu kamu naiki untuk ke tujuan hingga di halte mana kamu sebaiknya berhenti, jangan sungkan untuk tanyakan pada petugas yang ada agar kamu tidak tersesat atau melewati halte perhentianmu.

Baca juga: Rute & Cara ke Cipete dengan Menggunakan Transportasi Umum

Itulah tips dan panduan dasar untuk naik Bus TransJakarta yang bisa membantumu menjelajahi Ibukota dengan moda transportasi publik. Kehadiran transportasi publik sangatlah penting dan kerap menambah nilai serta kestrategisan suatu lokasi. Sama seperti Core Cipete, properti strategis yang berada di Jakarta Selatan.

Core Cipete tak cuma berada di jantung kota Jakarta Selatan, tapi juga memiliki akses langsung ke stasiun MRT Cipete Raya yang semakin menjadikannya sangat pas untuk lokasi kantor ataupun hunian. Dengan konsep hybrid yang dimilikinya, kamu tak perlu khawatir soal kebutuhanmu karena setiap unit Core Cipete bisa difungsikan baik sebagai kantor ataupun hunian.

Tertarik miliki hunian atau kantor di Core Cipete? Miliki Core Cipete dengan harga mulai dari 1 Milyar-an dan cicilan mulai dari 8 jutaan saja per bulan!

STUDIO

Tempat tinggal atau working space? Tentukan pilihan-mu di Unit Studio.

WORKSHOP

Unit Workshop yang siap mendukung ide-ide brilian dan semangat kerja-mu.

QUARTER

Di Unit Quarter, experience the real CoreCipete hybrid concept.